Korban Persepsi
Ada yang mengatakan kalau saya tipe orang yang punya persepsi sendiri sebelum bicara . Dalam pikiran saya sudah terlintas bagaimana tanggapan atau respon atau reaksi orang ketika mendengar hal yg akan saya sampaikan itu. Pengennya apa yang tak bicarakan itu benar & ga buat orang lain kecewa (tapi manusia ga pernah bisa luput dari kesalahan). Jadi, karena hal itu sering saya mengurungkan niatan untuk mengungkapkan pemikiran atau pendapat yang saya punya. Padahal kalau saya bicara, belum tentu juga tanggapan orang akan sama dg apa yg ada di pikirkan.
Ya Allah, apa ini termasuk prasangka? May be… yes
Kadang ada rasa tersiksa dengan kebiasaan satu ini. Entah apa sebabnya tapi, persepsi itu muncul ketika saya harus berkomunikasi dengan orang lain. Takut salah, takut nyinggung perasaan, takut sia2 aja, ada saja pertimbangan ketika mau ngucap. Itu juga salah satu dari sekian sebab yang membuat saya memilih untuk banyak diam ketika diajak ngomong orang & memilih untuk menjadi pendengar setia.
Ketika berbicara dengan orang, saya berusaha untuk memposisikan diri supaya orang merasa senyaman mungkin sehingga dia tidak sungkan untuk menyampaikan sesuatu….. he3x tapi sendirinya bingung ngambil keputusan untuk ngomong. Pilihan untuk bicara atau tidak itu seperti pilihan yang sangat sulit.
Pernah saya dinasehati __ bahwa manusia itu tidak sempurna (pastinya) dan hal yang pasti bahwa manusia bakal melakukan suatu kesalahan jadi tidak usah takut salah kalau mau ngomong & tidak usah terlalu mikir apa yang orang pikirkan.
Astaghfirullah….. ternyata yg dimaksud adalah jangan2 nggak mau ngomong bukan karena minder tapi karena saya terlalu sombong, tidak mau berbagi dengan orang tentang pemikiran yang ada di pikiran. Yang namanya minder itu bedanya tipis sama ujub(sombong). Jangan dikira nggak berani ngomong itu karena minder dengan lawan bicara tapi bisa juga karena kesombongan& egoisme tidak mau berbagi.
Mendengar itu lumayan terkejut…. Benarkah seperti itu???
Lumayan tersadar, tapi tetep aja sampe sekarang sulit untuk bisa bicara dengan lepas tanpa persepsi.