CRita KKN

Filed under: Uncategorized — smangat-baru at 6:55 pm on Thursday, August 27, 2009  Tagged

Pertama kali menginjakkan kaki di dusun itu…sungguh terasa asing bagiku tapi paling tidak sambutan hangat sejak awal sudah terasa. JUjur, tak pernah terbayangkan olehku  akan tinggal disana. Sebelumnya aku membayangkan akan menjalani hari - hari KKN di Purworejo tapi Allah berkehendak lain. Kami mendadak dipindah tempat jadi KKN di Prambanan yang tepatnya di Dusun Umbulsari B (hehe…..singkatan kerennya USB) dengan program” yang belum jelas (hiks..hiks..).

Dan tak terasa 2 bulan sudah aku melewati hari - hari ku di dusun itu. Wuih,, setelah mengusahakan program - program yang tak aku kuasai sebelumnya, mengalami banyak peristiwa, belajar banyak dari teman2 dan juga warga di sana, pastinya belajar untuk hidup di tengah” masyarakat yang sebenarnya, menyelami karakter banyak orang,dll….. kini saatnya PULANG.

Ada banyak pelajaran berharga yang aku peroleh selama 2 bulan. Aku bersyukur diberi kesempatan untuk merasakan dan mengalami smua ini.Terima KAsih Allah…

Aku akan merindukan keluarga baru ku…

- suasana kekeluargaan di USB

- teman” yang ber-20 itu

- anak” les dan TPA

- pak dukuh & keluarga

- Pak DPL tercinta

^_^

DON’T BE BIG BOY

Filed under: Uncategorized — smangat-baru at 12:56 am on Wednesday, February 4, 2009

Pagi itu saya berangkat kuliah jam 7 kurang 10 menit & sampe di kampus terhitung telat. Dengan sedikit santai saya langkahkan kaki lewat koridor menuju kelas yang ada di lantai dua. Masuk kelas dengan biasa soalnya biasanya dosennya juga biasa aja nanggepin mahasiswa telat atau malah dosennya sendiri yang telat (Astaghfirullah, menganggap biasa hal yang salah >>>> don’t try).

Tapi keadaan pagi itu luar biasa, sungguh berbeda dari biasanya. Masuk kelas lihat dosen yang senyum – senyum ke arah anak2 yang telat saya jadi ngrasa nggak enak hati & merasa bakalan ada sesuatu yang terjadi.

Beliau meminta kertas pada salah seorang mahasiswa & mengatakan,‘ Bagi yang telat silahkan absen di kertas ini (sambil mengakat selembar kertas) dan ditulis juga jam kehadirannya.’

‘Akan saya rekomendasikan bagi yang paling telat dapet nilai A dengan kategori…..anak yang paling telat.’ (he3x…)

Tak beberapa lama, sesuatu itu benar – benar terjadi. KuliahMekanisme Reaksi Anorganik berubah menjadi kuliah ‘Terapi Kedisiplinan’.

Subhanallah, baru kali ini saya dapatkan dosen yang benar – benar memperhatikan masalah waktu lebih tepatnya kedisiplinan. Ya satu kata yang mudah diucapkan tapi sulit penerapannya‘ DISIPLIN’ atau bahasa kerennya ‘INDIBAT’.

Di papan tulis ditulis DON’T BE BIG BOY ___ BE A MAN. Yo itulah bagian dari pelajaran pagi itu. Kami diminta membedakan bagaimana sikap anak – anak dan bagaimana seharusnya seorang dewasa bersikap. Kami diminta membandingkan anak – anak dan orang dewasa yang kesimpulan besarnya adalah ___ sikap mahasiswa sekarang ini disadari atau tidak masih mencerminkan sikap anak – anak dan belum bisa dikatakan sepenuhnya sudah dewasa. Contoh nyatanya ya tadi itu, masuk kelas sudah telat, santai , nggak ngrasa salah pula.

Astaghfirullah….malunya.

Hmmm…. yang saya sadari hari itu, ternyata sebagai seorang guru atau dosen tugasnya bukan semata – mata sebagai seorang pengajar yang hanya memberi pelajaran semata tetapijuga berperan sebagai seorang pendidik. Mendidik anak didiknya bukan sekedar cemerlang di bidang akademik tapi juga cemerlang kepribadiannya.

Wallahu’alam

Korban Persepsi

Filed under: Uncategorized — smangat-baru at 8:35 pm on Saturday, September 20, 2008

Ada yang mengatakan kalau saya tipe orang yang punya persepsi sendiri sebelum bicara . Dalam pikiran saya sudah terlintas bagaimana tanggapan atau respon atau reaksi orang ketika mendengar hal yg akan saya sampaikan itu. Pengennya apa yang tak bicarakan itu benar & ga buat orang lain kecewa (tapi manusia ga pernah bisa luput dari kesalahan). Jadi, karena hal itu sering saya mengurungkan niatan untuk mengungkapkan pemikiran atau pendapat yang saya punya. Padahal kalau saya bicara, belum tentu juga tanggapan orang akan sama dg apa yg ada di pikirkan.

Ya Allah, apa ini termasuk prasangka? May be… yes

Kadang ada rasa tersiksa dengan kebiasaan satu ini. Entah apa sebabnya tapi, persepsi itu muncul ketika saya harus berkomunikasi dengan orang lain. Takut salah, takut nyinggung perasaan, takut sia2 aja, ada saja pertimbangan ketika mau ngucap. Itu juga salah satu dari sekian sebab yang membuat saya memilih untuk banyak diam ketika diajak ngomong orang & memilih untuk menjadi pendengar setia.

Ketika berbicara dengan orang, saya berusaha untuk memposisikan diri supaya orang merasa senyaman mungkin sehingga dia tidak sungkan untuk menyampaikan sesuatu….. he3x tapi sendirinya bingung ngambil keputusan untuk ngomong. Pilihan untuk bicara atau tidak itu seperti pilihan yang sangat sulit.

Pernah saya dinasehati __ bahwa manusia itu tidak sempurna (pastinya) dan hal yang pasti bahwa manusia bakal melakukan suatu kesalahan jadi tidak usah takut salah kalau mau ngomong & tidak usah terlalu mikir apa yang orang pikirkan.

Astaghfirullah….. ternyata yg dimaksud adalah jangan2 nggak mau ngomong bukan karena minder tapi karena saya terlalu sombong, tidak mau berbagi dengan orang tentang pemikiran yang ada di pikiran. Yang namanya minder itu bedanya tipis sama ujub(sombong). Jangan dikira nggak berani ngomong itu karena minder dengan lawan bicara tapi bisa juga karena kesombongan& egoisme tidak mau berbagi.

Mendengar itu lumayan terkejut…. Benarkah seperti itu???

Lumayan tersadar, tapi tetep aja sampe sekarang sulit untuk bisa bicara dengan lepas tanpa persepsi.

Indahnya Perbedaan

Filed under: Uncategorized — smangat-baru at 8:32 pm on Saturday, September 20, 2008

Subhanallah….

Ternyata perbedaan itu sungguh indah.

Ya Allah, terimakasih dengan perantara teman2 ku Kau sadarkan aku betapa perbedaan itu indah.

Kau beri aku kesempatan untuk merasakan betapa indahnya perbedaan.

May be kalau aku tidak pergi memenuhi undangan sore itu, aku tidak bisa merasakannya….. sungguh luar biasa Kau balik hatiku di detik – detik terakhir, Kau buat aku berhasil menembus sekat perbedaan & egoisme yang ada dalam diri ini.

Hmmm…. kalo smua orang di dunia ini sama, dunia ini bakalan sepi kali ya….

Aku senang bisa menjadi bagian dari perbedaan itu.

BEDA ! siapa takut…

SEPANJANG JALAN JOGJA - PURWOREJO

Filed under: Uncategorized — smangat-baru at 12:09 am on Friday, June 13, 2008

Jarak Jogja – Purworejo kurang lebih 63km dan biasa kutempuh dengan motor selama 1,5-2 jam. Sepanjang jalan inilah yang menjadi salah satu tempat favoritku.

Ya, berada di jalan adalah salah satu hal yang sangat aku senangi. Aku bisa melihat, mengalami, dan belajar banyak hal selama perjalanan itu.

Melihat banyak orang dengan aktivitasnya masing – masing. Ada yang pak tani yang sibuk menggarap sawahnya. Ada sopir angkot dan bus yang ngebut ngejar setoran. Ada tukang parkir yang sibuk menata dan mengarahkan kendaraan. Ada Pak Polisi yang mengatur lalu lintas. Ada para
pekerja jalan yang sibuk mengaspal jalan. Ada pedagang yang sibuk menjajakan barang dagangannya. Ada anak sekolah yang brangkat/pulang sekolah . Ada pasar yang ramai. Ada pom Bensin yang ramai walau BBM naik. Ada terminal yang banyak lalu-lalang bus dan kendaraan lain. Dan banyak lagi aktivitas lain yang bisa dilihat dari jalanan. Di sepanjang perjalanan aku bisa melihat realita kehidupan lebih dekat.

Subhanallah, Maha Suci Allah yang mengatur kehidupan manusia begitu rapi.

Suatu saat ketika aku melintasi jalan sepanjang 100m dimana orang berjajar jualan salak, aku berfikir ada banyak orang berjualan buah yang sama di sini tapi bagaimana semuanya bisa laku dan mereka tetep bertahan di sana walaupun banyak orang yang mejajakan barang yang sama???

Kenapa mereka tidak pindah saja dan berpencar supaya tidak rebutan
pembeli???

Dari sinilah aku bisa melihat Maha Adilnya Allah dalam memberikan
rizki pada hamba-Nya. Semuanya mendapatkan sesuai dengan porsi yang dibutuhkan.

Selama perjalan aku juga belajar banyak hal. Belajar bersabar, menunggu lampumerah yang tak kunjung hijau (apalagi pas terburu-buru), atau saat jalanan macet, atau ketika harus ngantri panjang pas beli bensin, dll

Belajar hati – hati dan cepat mengambil keputusan/sikap ketika tiba – tiba ada kendaraan yang tiba2 belok tanpa kasih tanda, atau ketika tiba2 ada bus yang nyalip kendaraan lain dari arah yang berlawanan dan jaraknya dekat denganku, atau ketika aku harus memutuskan untuk nyalip/tidak. Belajar menghargai dan mensyukuri
hidup yang Allah berikan ketika aku melihat orang lain yang tidak seberuntung aku. Anak kecil yang harus panas2an di jalanan jualan koran yang mungkin penghasilannya untuk sekolah atau makan, bpk2/ibu2 tua yang ada di p4an jalan yang tidak seharusnya lagi mereka bekerja, orang gila yang mereka sudah tidak peduli dengan apa yang mereka lakukan.

Sungguh banyak kejadian di jalanan yang bisa membuatku belajar.

Perjalanan sepanjang jalan ini sungguh ku nantikan, ya paling lama dua pekan sekali aku bisa melewati jalan ini.

1,5 jam waktu singkat yang ku nanti.

Teman selamat menikmati perjalan2mu. Kemanapun itu, pasti ada hal yang menarik yang bisa kamu bawa pulang untuk oleh2. Oleh2 berupa pengalaman, pelajaran, & tentunya cerita selama perjalanan.

Belajar Dari Elektron

Filed under: Uncategorized — smangat-baru at 6:12 am on Friday, May 9, 2008

Teman,kalian tahu apa itu elektron bukan? Tentu kalian sudah sering mendengarnya di pelajaran kimia atau fisika ketika SMP/SMA dulu. Si elektron itu lho atom yang selalu membawa muatan negatif. Lihat saja dari namanya elektron…^^

Elektron bisa kita temukan di orbital atom yang mengelilingi inti atom. Tentunya jumlah orbital atom tidak hanya satu.       Di orbital yang buanyaaak itulah kebolehjadian ditemukannya elektron.

Konon ceritanya,elektron bisa pindah dari satu orbital ke orbital yang lain, bisa ke tingkat yang lebih tinggi atau lebih rendah.Elektron mau pindah ketika dikenai radiasi.

Elektron punya panjang gelombang tertentu dan dia hanya mau pindah ke orbital lain kalau diberi radiasi dengan panjang gelombang yang sesuai dengan kebutuhannya.

Terlalu sedikit dia tak mau pindah,kebanyakan pun dia ogah beranjak dari tempatnya. Subhanallah…  Dia hanya mau yang pas-pas aja. Dia hanya mengambil sesuai dengan kebutuhannya.

Wah wah wah bagaimana dengan kita???

Kalau kita menerima sesuatu lebih sedikit dari seharusnya nuntutnya bukan main.Tapi ujung – ujung nya diterima juga kan? Tapi bagaimana kalau kita terima sesuatu berlebih??? Mmm… tanpa ba bi bu kita akan langsung menerimanya dengan suenang hati tanpa menanyakan kenapa berlebih??? Ya begitulah manusia,tidak mrnyadari kalau mengambil sesutu yang bukan haknya.

MasyaAllah ternyata kita kalah dibandingkan elektron. Elektron menyandang predikat negatif ke mana-mana tapi dia bisa mempertahankan pendiriannya untuk tetap jujur. Sedangkan kita yang sudah belajar agama selama hidup kita,sering diingatkan untuk berbuat jujur tetep aja suka bo’ong. Kita sering tidak menyadari kalau Allah tahu semua kelakuan kita.

Teman Allah ciptakan kita sebagai makhluk yang paling sempurna tapi kita dituntut untuk belajar dari ciptaan Allah yang lain. Begitulah Maha Besarnya Allah. Allah ciptakan sesuatu bukan tanpa tujuan karena tiap2 ciptaan Allah pasti bermanfaat.

Dari ciptaan Allah yang super kecil ini ‘elektron’ kita bisa belajar arti kejujur.

Mulailah jujur,minimal jujur pada diri sendiri!

130208  at  5.38 pm

Dari Sebuah Buku

Filed under: Uncategorized — smangat-baru at 8:49 pm on Thursday, April 17, 2008

Sesuatu yang terlupa biasanya tak berarti apa-apa.

Sesuatu yang ungin dilupa biasanya sesuatu yang pernah dicinta namun yang dicintanya tak mau mempedulikannya.

Sakit memang sakit hatinya dan itulah penyakit yang lebih berat dari biasanya dan ingin ia sembuhkan penyakit itu namun citra kekasih selalu membayanginya, memang sembuhnya sakit kepala lebih mudah daripada sembuhnya orang dimabuk cinta.

Orang yang dimabuk asmara bagaikan orang yang kena panah di kaki dan tangannya dengan kedalaman sungguh mengena jika dicabut terasa benar sakitnya dan jika dibiarkan akan terhambat gerak langkahnya.

Sungguh sakit jika tak dihiraukan oleh yang dicinta.

Bagaimana jika tak dihiraukan oleh Sang Pencipta tatkala semua makhluk membutuhkan_Nya.

Tak ada cinta yang benar-benar membuat sehat hati manusia kecuali cinta karena Allah dan Rasul-Nya.

Setiap orang menginginkannya namun sayang enggan meniti jalan-Nya

Be Careful with Your Hearth

Filed under: Uncategorized — smangat-baru at 6:26 pm on Sunday, February 17, 2008

Hati

Dalam diri setiap manusia terdapat sesuatu yang bila dia baik maka akan baik pula manusia itu. Tapi bila dia buruk,maka akan buruk pula manusia itu. Siapakah dia??? Dialah HATI . Raja yang mengendalikan manusia.

Hati - hati dengan hati karena dia adalah sumber kebaikan dan keburukan.

Teman,hati adalah raja yang lemah. Dia mudah rapuh, mudah terkena hasutan. Dia juga mudah sakit,tapi sekali sakit sembuhnya bukan main susah.

Bagaimana kalo hati ini sakit??? Tentunya kita harus segera pergi ke dokter spesialis hati. Who? Dialah Allah .

Ya,Allah lah yang menempatkan hati sebagai raja dalam diri setiap manusia.Dia yang berkuasa membolak - balikkan hati setiap manusia. Satu-satunya jalan supaya hati tetap sehat adalah dengan menjaga kedekatan diri ini dengan Allah.

‘Ingatlah Allah karena hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang…’

Bagi yang merasa ’sakit hati’ segeralah pergi ke dokter. Konsultasikan smua rasa&keluhan di setiap shalatmu. Sertakan Allah di setiap aktivitasmu. 

Semangat itu Bagaikan Kompor

Filed under: Uncategorized — smangat-baru at 5:54 pm on Sunday, February 17, 2008

Semangat!!!

Kata itulah yang sering aku teriakkan pada diriku ketika aku merasa lelah di 1/… perjalanan yang sedang kutempuh. Lumayan juga,bisa membuatku bangun dan segera melanjutkan perjalanan panjang yang entah berapa panjangnya?!#!*

Bagiku semangat adalah sesuatu yang membuat kita bertahan pada kondisi2 ekstrim yamg tidak kita sukai,dimana kondisi itu harus kita perjuangkan.

Teman, itu menurutku lho….& tentunya kalian punya definisi tersendiri untuk satu kata ini.

Semangat itu fluktuatif bukan???

Ketika semangat kita ada di puncak,smua masalah,tugas kuliah,ujian, apapun itu. Smuanya akan terasa ringan & kita hadapi dengan senang. Tapi lihat saja ketika semangat kita lagi nungging, jangan harap smuanya akan beres. Bahkan yang ada hanya keluhan yang terus menerus akan keluar dari mulut kita. MasyaAllah….

Teman,semangat itu seperti kompor minyak yang harus selalu diberi bahan bakar agar tetap menyala&bisa dimanfaatkan. Begitulah teman,semangat akan tetap ada dalam sanubari ini ketika kita juga membuatnya nyaman tinggal di sana.

Semangat akan tetap terjaga ketika kita selalu menjaga kedekatan dengan Sang pemberi semangat__Allah SWT. Ya,itulah energi positif yang harus selalu kita alirkan dalam sanubari supaya semangat tetap krasan tinggal di sana.

Teman,Allah tahu kapasitas tiap hamba-Nya bukan???

So,hadapi apa yang ada dihadapanmu sekarang dengan SEMANGAT!!!! sesulit apapun itu.